Contoh Kata-kata Undangan Pernikahan: Islami, Formal, Santai, dan Bernuansa Adat
· 5 menit baca
Menyusun kata-kata undangan pernikahan sering jadi bagian yang paling lama dikerjakan. Kalimatnya harus sopan, nama harus ditulis dengan benar, tetapi undangan tetap perlu terasa hangat. Di artikel ini kami rangkum susunan undangan yang lengkap, belasan contoh kalimat yang bisa langsung disalin, dan tips agar undanganmu enak dibaca, terutama kalau dibagikan lewat WhatsApp sebagai undangan digital.
Susunan kata-kata undangan pernikahan yang lengkap
Apa pun gayanya, undangan pernikahan yang baik biasanya memuat enam bagian berikut, berurutan dari atas ke bawah:
- Salam pembuka. Misalnya salam Islami, "Dengan hormat", atau sapaan akrab untuk teman.
- Kalimat pengantar. Ungkapan syukur dan maksud mengundang.
- Nama kedua mempelai dan orang tua. Tulis nama lengkap, gelar jika ada, dan urutan anak, misalnya "putra pertama dari Bapak ... dan Ibu ...".
- Waktu dan tempat acara. Hari, tanggal, jam, nama tempat, dan alamat. Kalau akad dan resepsi berbeda waktu atau tempat, tulis terpisah.
- Permohonan doa restu. Harapan agar tamu berkenan hadir dan mendoakan.
- Penutup. Ucapan terima kasih, salam penutup, dan nama pihak yang mengundang.
Pada undangan digital, bagian waktu dan tempat biasanya sudah dilengkapi tombol peta lokasi, hitung mundur, dan formulir konfirmasi kehadiran (RSVP), sehingga kalimatnya bisa dibuat lebih ringkas.
Contoh kata-kata undangan pernikahan Islami
1. Pembuka dengan ayat Al-Qur'an
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." (QS. Ar-Rum: 21)
Dengan memohon rahmat dan rida Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami.
2. Pembuka dengan basmalah
Bismillahirrahmanirrahim.
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Dengan izin Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami.
3. Permohonan doa restu
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Semoga Allah SWT menjadikan pernikahan ini sakinah, mawaddah, warahmah.
4. Penutup Islami
Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i, kami ucapkan terima kasih. Jazakumullahu khairan.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Contoh kata-kata undangan pernikahan formal
Gaya formal cocok untuk undangan yang ditujukan kepada atasan, rekan kerja, kolega orang tua, atau tamu yang belum terlalu dekat.
5. Formal umum
Dengan hormat,
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan putra-putri kami yang akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal: Sabtu, 13 Maret 2027
Pukul: 10.00 WIB sampai selesai
Tempat: Gedung Serbaguna, Jalan Merdeka No. 10, Padang
6. Formal dengan nama orang tua
Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan:
Rizky Pratama, S.T.
putra pertama dari Bapak Ahmad Fauzi dan Ibu Siti Aminah
dengan
Nadia Putri, S.Pd.
putri kedua dari Bapak Hendra Saputra dan Ibu Rina Marlina
7. Penutup formal
Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir. Atas perhatian dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
keluarga besar kedua mempelai
Contoh kata-kata undangan pernikahan santai untuk teman
Untuk teman dekat, kalimat yang akrab justru terasa lebih tulus. Tetap sertakan informasi penting: tanggal, jam, dan lokasi.
8. Santai dan hangat
Hai! Setelah sekian lama, akhirnya kami resmi melangkah ke babak baru. Kami akan senang sekali kalau kamu bisa datang dan ikut merayakan hari bahagia kami. Jangan lupa isi konfirmasi kehadirannya, ya!
9. Singkat untuk dikirim lewat WhatsApp
Assalamu'alaikum, [nama teman]. Kami mau berbagi kabar bahagia: kami akan menikah! Detail acara dan lokasinya ada di undangan ini: [link undangan]. Ditunggu kehadiran dan doanya, ya.
10. Untuk teman yang tinggal jauh
Kami tahu jarak kadang tidak memungkinkan untuk hadir. Kalau berhalangan, doamu dari jauh sudah sangat berarti bagi kami. Kalau sempat, tinggalkan ucapan di undangan ini, ya.
Contoh kata-kata undangan bernuansa adat
Pantun adalah cara manis untuk membuka atau menutup undangan, terutama pada pernikahan adat Minang dan Melayu yang akrab dengan tradisi berbalas pantun. Di Minangkabau, pesta pernikahan juga biasa disebut baralek.
11. Pantun pembuka
Burung merpati terbang melayang,
hinggap sebentar di dahan jati.
Dua insan bersatu dalam sayang,
mohon doa restu sepenuh hati.
12. Pantun penutup
Kain songket bersulam emas,
dipakai elok di hari bahagia.
Terima kasih tiada terbalas,
atas kehadiran dan doa semua.
Pilihan kalimat penutup undangan
- "Kehadiran dan doa restu Anda adalah hadiah terindah bagi kami."
- "Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kami."
- "Kami yang berbahagia, [nama kedua mempelai] beserta keluarga."
- "Turut mengundang: keluarga besar kedua mempelai."
- "Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan nama dan gelar."
Tips menulis kata-kata undangan digital
- Pastikan nama dan gelar benar. Cek ulang ejaan nama mempelai, orang tua, dan gelar akademik. Salah tulis nama paling sering membuat tidak enak hati.
- Buat ringkas. Undangan digital dibaca di layar ponsel. Kalimat pendek dan paragraf singkat lebih nyaman dibaca daripada satu blok teks panjang.
- Sapa tamu dengan namanya. Undangan digital bisa dibagikan dengan link personal, sehingga nama tamu langsung muncul di sampul undangan. Tamu merasa diundang secara khusus, bukan sekadar menerima pesan berantai.
- Sebutkan informasi tambahan bila perlu. Misalnya kode busana (dress code) atau protokol tertentu di lokasi acara.
- Minta konfirmasi kehadiran. Dengan fitur RSVP, kamu bisa memperkirakan jumlah tamu untuk konsumsi dan kursi.
- Hindari singkatan. Tulis "Bapak/Ibu" dan "Saudara/i" dengan lengkap, bukan "Bpk/Ibu" atau "Sdr/i", supaya tetap sopan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah undangan digital sopan untuk orang tua dan kerabat?
Sekarang undangan digital sudah lazim, termasuk untuk keluarga besar. Agar tetap sopan, gunakan bahasa yang santun dan sapa tamu dengan namanya. Untuk kerabat yang sangat dihormati, sertakan pesan pribadi atau telepon langsung saat mengirimkan link undangan.
Kapan sebaiknya undangan pernikahan dikirim?
Umumnya dua sampai empat minggu sebelum acara. Tamu dari luar kota sebaiknya dikabari lebih awal agar sempat mengatur perjalanan.
Bolehkah memakai bahasa daerah?
Boleh, terutama jika sebagian besar tamu berasal dari daerah yang sama. Kalau tamunya beragam, gunakan bahasa Indonesia sebagai teks utama, lalu sisipkan pantun atau ungkapan daerah sebagai pemanis.
Langsung coba di undangan digitalmu
Semua contoh di atas bisa langsung kamu tempel ke undangan digital di Sua. Di Builder, kata pengantar dan teks undangan bisa diubah sesukamu, nama tamu tampil otomatis lewat link personal, dan tamu bisa mengisi konfirmasi kehadiran serta ucapan. Pilih salah satu desain, isi datanya, lalu lihat hasilnya langsung. Gratis untuk dicoba.