Bagian dari SUA Creative
Sua

Contoh Pesan WhatsApp untuk Mengirim Undangan Pernikahan: Sopan, Singkat, dan Siap Disalin

· 7 menit baca

Contoh Pesan WhatsApp untuk Mengirim Undangan Pernikahan: Sopan, Singkat, dan Siap Disalin

Undangan digital sudah jadi dan link sudah di tangan, tapi saat mau mengirimnya lewat WhatsApp masih bingung harus mulai dari kalimat apa. Kalau hanya menempelkan link tanpa kata pengantar, tamu bisa mengira itu pesan nyasar atau malah link penipuan. Artikel ini berisi contoh pesan WhatsApp untuk mengirim undangan pernikahan ke orang tua dan kerabat sepuh, teman dekat, rekan kerja dan atasan, lengkap dengan pesan pengingat menjelang hari H dan ucapan terima kasih setelah acara. Semua contohnya singkat, sopan, dan tinggal disalin.

Etika singkat sebelum mengirim undangan lewat WhatsApp

  • Kirim satu per satu. Pesan pribadi yang menyebut nama tamu jauh lebih dihargai daripada siaran ke banyak kontak sekaligus. Hindari juga melempar link ke grup keluarga atau grup kantor tanpa pengantar.
  • Sapa dengan nama dan sebutan yang tepat. Bapak, Ibu, Om, Tante, Mas, Mbak, Uda, Uni, atau cukup nama panggilan untuk teman dekat. Sebutan yang salah terasa lebih mengganggu daripada kalimat yang terlalu singkat.
  • Pakai link personal. Link yang menampilkan nama tamu di sampul undangan menunjukkan bahwa undangan itu memang untuk dia, bukan link yang sama untuk semua orang.
  • Jangan hanya mengirim link. Satu dua kalimat pengantar membuat tamu tahu siapa yang mengirim dan acara apa yang dimaksud sebelum membuka link.
  • Perhatikan waktunya. Kirim dua sampai empat minggu sebelum acara, di jam yang wajar seperti pagi atau sore. Tamu luar kota sebaiknya dikabari lebih awal supaya sempat mengatur perjalanan.
  • Kirim dari nomor yang dikenal tamu. Undangan untuk keluarga besar biasanya lebih pas dikirim oleh orang tua atau mempelai yang memang mereka kenal.

Susunan pesan yang enak dibaca

Pesan undangan yang baik tidak perlu panjang. Urutannya cukup seperti ini:

  1. Salam dan sapaan dengan nama tamu.
  2. Satu kalimat kabar: siapa yang menikah.
  3. Tanggal dan kota acara secara singkat. Jam dan alamat lengkap biarkan ada di undangan.
  4. Link undangan.
  5. Kalimat penutup berupa harapan hadir atau permohonan doa.

Hindari menulis ulang seluruh isi undangan di pesan. Tamu akan membaca detailnya di undangan, dan pesan yang terlalu panjang justru sering dilewati.

Contoh pesan untuk orang tua, kerabat sepuh, dan keluarga besar

Untuk kerabat yang lebih tua, pakai bahasa yang formal dan hormat. Sebutkan nama orang tua mempelai kalau tamu lebih mengenal mereka daripada mempelainya.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yth. Bapak H. Budi Santoso dan keluarga,

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak dan keluarga untuk hadir pada pernikahan putri kami, Putri Ayu Lestari, dengan Putra Pratama, yang insya Allah dilaksanakan pada Sabtu, 5 Desember 2026 di Banjarmasin.

Undangan lengkapnya dapat dibuka di sini:
[link undangan]

Merupakan kehormatan bagi kami apabila Bapak dan keluarga berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Hormat kami,
Keluarga Bapak Wijaya dan Ibu Ratna

Untuk paman, bibi, atau kerabat yang lebih akrab, bahasanya boleh sedikit lebih hangat:

Selamat pagi, Om Hendra dan Tante Marlina.

Alhamdulillah, Putri dan Putra akan melangsungkan pernikahan pada Sabtu, 5 Desember 2026 di Banjarmasin. Kami mengundang Om dan Tante untuk hadir. Undangannya bisa dibuka lewat link berikut:
[link undangan]

Mohon doa restunya, semoga acaranya berjalan lancar. Terima kasih, Om, Tante.

Contoh pesan untuk teman dekat

Untuk sahabat, bahasa santai justru terasa lebih tulus. Tetap sebutkan tanggal dan kotanya supaya teman bisa langsung mengecek jadwal.

Halo Dina!

Akhirnya hari itu datang juga. Aku dan Putra mau menikah tanggal 5 Desember 2026 di Banjarmasin, dan rasanya nggak lengkap kalau kamu nggak ada. Ini undangannya ya:
[link undangan]

Kabari kalau bisa datang, biar aku bisa cariin tempat duduk yang paling dekat panggung buat kamu.

Kalau temanmu lebih suka gaya yang blak-blakan:

Bro, ada kabar penting. Gue nikah tanggal 5 Desember di Banjarmasin. Undangannya di sini:
[link undangan]

Wajib datang. Konfirmasi lewat tombol RSVP di undangannya ya, biar gue bisa hitung kursi.

Contoh pesan untuk rekan kerja dan atasan

Untuk atasan, dosen, atau klien, pakai sapaan dan penutup yang formal. Untuk rekan satu tim, boleh sedikit lebih santai.

Selamat siang, Bapak Rudi Hartono.

Mohon izin menyampaikan kabar bahagia. Insya Allah saya akan melangsungkan pernikahan dengan Putra Pratama pada Sabtu, 5 Desember 2026 di Banjarmasin. Saya mengundang Bapak beserta keluarga untuk hadir. Undangan lengkapnya dapat dilihat di link berikut:
[link undangan]

Terima kasih atas perhatian Bapak. Mohon doa restunya.

Hormat saya,
Putri Ayu Lestari

Untuk rekan satu tim yang sudah akrab:

Halo Mbak Sari,

Mau berbagi kabar: aku dan Putra menikah tanggal 5 Desember 2026 di Banjarmasin. Undangannya bisa dibuka di sini:
[link undangan]

Semoga bisa hadir ya, Mbak. Konfirmasi kehadirannya bisa langsung lewat undangan supaya aku gampang menghitung tamu. Terima kasih!

Contoh pesan untuk grup, kalau memang diperlukan

Ada kalanya undangan memang perlu dibagikan ke grup, misalnya grup divisi di kantor atau komunitas. Minta izin dulu ke admin atau pimpinan grup, lalu pakai pesan yang menyapa semua anggota tanpa terkesan asal sebar.

Selamat pagi Bapak/Ibu dan teman-teman Divisi Pemasaran.

Mohon izin berbagi kabar bahagia. Insya Allah saya, Putri, akan melangsungkan pernikahan pada Sabtu, 5 Desember 2026 di Banjarmasin. Dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Bapak/Ibu dan teman-teman untuk hadir. Undangannya dapat dibuka di sini:
[link undangan]

Mohon maaf undangan ini saya sampaikan lewat grup. Terima kasih dan mohon doa restunya.

Untuk tamu yang dianggap penting di dalam grup itu, misalnya pimpinan, tetap kirimkan juga pesan pribadi.

Contoh pesan pengingat menjelang hari H

Pengingat singkat tiga hari atau sehari sebelum acara membantu tamu yang lupa atau belum sempat membuka undangan. Cukup satu pesan, jangan diulang setiap hari.

Selamat sore, Bapak Budi.

Sekadar mengingatkan, insya Allah pernikahan Putri dan Putra dilaksanakan Sabtu ini, 5 Desember 2026. Akad pukul 09.00 WIB dan resepsi pukul 11.00 WIB di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin. Lokasi dan petanya ada di undangan:
[link undangan]

Kami tunggu kehadirannya. Terima kasih.

Untuk teman dekat, pengingatnya cukup satu dua kalimat:

Halo Dina, sampai jumpa besok ya di Gedung Sultan Suriansyah jam 11! Petanya ada di undangan: [link undangan]. Hati-hati di jalan.

Contoh pesan terima kasih setelah acara

Pesan terima kasih dikirim satu sampai tiga hari setelah acara. Bedakan antara tamu yang hadir dan tamu yang berhalangan tapi sudah mengirim doa atau hadiah.

Assalamu'alaikum, Bapak Budi dan keluarga.

Terima kasih atas kehadiran dan doa restunya di pernikahan kami kemarin. Kehadiran Bapak dan keluarga sangat berarti bagi kami dan keluarga besar. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan.

Salam hangat,
Putri dan Putra

Untuk tamu yang berhalangan hadir tapi sudah mengirim doa atau hadiah:

Halo Mbak Sari, terima kasih banyak untuk doa dan kadonya. Sayang sekali kemarin belum bisa bertemu, semoga lain waktu bisa main ke rumah kami ya. Salam dari Putra juga.

Cara mengirimnya lebih cepat di Sua

Mengetik nama tamu satu per satu memang melelahkan kalau tamunya ratusan. Di Sua, menu Daftar Tamu dibuat untuk itu:

  • Tambahkan nama dan nomor WhatsApp tamu. Setiap tamu otomatis mendapat link personal yang menampilkan namanya di sampul undangan.
  • Tekan tombol WhatsApp di samping nama tamu. WhatsApp terbuka dengan pesan dan link personal yang sudah terisi. Kalimatnya masih bisa diubah sebelum dikirim, misalnya diganti dengan salah satu contoh di atas.
  • Pakai tombol Salin Semua Pesan dan Link kalau ingin menyalin pesan untuk semua tamu sekaligus, lalu menempelkannya satu per satu ke percakapan WhatsApp masing-masing tamu.
  • Pantau RSVP di dasbor. Konfirmasi kehadiran dan ucapan dari tamu masuk ke satu halaman, jadi kamu tidak perlu mencatat balasan WhatsApp secara manual.

WhatsApp sendiri tidak mengizinkan pengiriman otomatis ke banyak nomor sekaligus lewat jalur gratis, jadi pengiriman tetap dilakukan dari ponselmu. Yang dipangkas adalah bagian mengetik dan menyalin link yang paling menyita waktu.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Perlukah mengirim undangan ke semua kontak di ponsel?

Tidak. Buat daftar tamu dulu bersama keluarga, lalu kirim hanya ke yang memang diundang. Undangan yang dikirim ke orang yang tidak dekat sering kali justru membuat penerimanya merasa tidak enak.

Bolehkah undangan digital dikirim lewat Instagram, Telegram, atau email?

Boleh. Link undangan sama saja di mana pun dibagikan. WhatsApp hanya yang paling umum dipakai di Indonesia, dan contoh pesan di atas bisa dipakai di aplikasi lain tanpa banyak perubahan.

Bagaimana kalau tamu tidak membalas atau tidak membuka link?

Tunggu beberapa hari, lalu kirim pengingat singkat seperti contoh di atas. Untuk kerabat sepuh yang jarang memakai ponsel, menelepon langsung atau menitipkan kabar lewat anggota keluarga biasanya lebih efektif daripada mengirim ulang link.

Perlu menyertakan gambar atau poster juga?

Tidak wajib. Satu gambar sampul undangan boleh disertakan supaya pesan terlihat lebih meyakinkan, tapi link tetap yang utama karena di dalamnya ada peta, jam acara, dan tombol konfirmasi kehadiran.

Siapkan undangannya, lalu tinggal kirim

Kalau undangannya belum ada, mulai dari katalog desain Sua dan ikuti panduan cara membuat undangan pernikahan digital. Untuk isi undangannya sendiri, lihat contoh kata-kata undangan pernikahan yang sudah kami siapkan. Setelah itu, pilih salah satu contoh pesan di atas, sesuaikan nama dan tanggalnya, dan undanganmu siap dikirim.

Artikel lain di Kata-kata